oleh

Sekda: Perencanaan Pembangunan Harus Sinergi

SUMSELKITA.COM, PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa menghadiri sekaligus membuka langsung rapat koordinasi (rakor) sinergi perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, di Hotel Arya Duta Palembang, Selasa (18/10/2022).

Sekda Ratu Dewa juga mengapresiasi gagasan Bappeda Litbang Kota Palembang untuk melaksanakan rapat koordinasi ini.

“Kita apresiasi gagasan ini, untuk itu program perencanaan ke depan perlu memiliki sinergi yang baik. Tantangan kita tak hanya itu, apalagi tahun ke depan tambah sulit hal yang kita akan hadapi,” katanya.

Dewa menjelaskan, tantangan untuk Palembang sendiri terkait persoalan infrastruktur masih cukup banyak. Karena itu, infrastruktur harus jadi prioritas. Ada juga soal kemacetan, lingkungan yang kumuh dan dari sisi regulasinya.

“Tantangannya harus berorientasi dari sisi perencanaan yang matang, yaitu mulai dari isu-isu kumuh, kemacetan dan dari sisi regulasi juga. Pendapatan kita perlahan-lahan dari target Rp. 1, 70 triliun insyaAllah bisa tercapai,” ujar Dewa.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang, Harrey Hadi, menuturkan, rakor ini membahas secara ringkas tentang berbagai dinamika pembangunan yang melibatkan pemerintah provinsi, kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

“Ini yang harus kita melakukan strategi yang tepat untuk memastikan dari pembangunan ke depan yang memiliki dampak yang besar bagi masyarakat kota Palembang,” tuturnya.

Lebih lanjut Hery mengungkapkan jika dalam rakor ini banyak sekali tantangan selama 3 tahun terakhir.

“Tantangannya seperti pandemi covid, pemulihan covid dan masuknya ketidakstabilan BBM dunia dan kenaikan inflasi yang berpengaruh yang ada masyarakat kota Palembang,” ungkapnya.

Masih dikatakan Harrey, sebagai pemerintah harus bisa menjawab seluruh tantangan meski dengan keterbatasan data.

“Sebagai pemerintah harus bisa untuk menghadapi tantangan tersebut. Memastikan bahwa seluruh perencanaan yang disusun oleh Pemerintah Kota Palembang mampu untuk menjawab seluruh tantangan dengan keterbatasan data,” pungkasnya. (*)