oleh

Ultras Palembang Tolak Derby Sriwijaya FC vs Sumsel United Tanpa Penonton

SUMSELKITA.COM,PALEMBANG – Pernyataan penolakan wacana Derby Sumsel antara Sriwijaya FC dan Sumsel United digelar tanpa penonton terus mengalir.

Kali ini Capo Tifoso Ultras Palembang Qusoi SH menegaskan pihaknya meminta pihak keamanan tidak melarang suporter Sriwijaya FC menyaksikan dan memberikan dukungan laga ke-17 Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (24/1/2026) pukul 15.30 WIB.

“Ini hak tuan rumah Sriwijaya FC harusnya. Kenapa jadi laga tanpa penonton? Laga penonton itu sekiranya bakal membahayakan. Lah kami suporter Sriwijaya FC ini apakah bakal menggangu,” tegas Qusoi SH dikutip dari Sripoku.com, Senin (19/1/2026).

Qusoi mengingatkan Derby di mana-mana biasa saja terjadi antar klub satu kota. Ia juga mengatakan selaku suporter tim tuan rumah Sriwijaya FC dirinya telah berkoordinasi dengan suporter tim tamu, Srigala Sumsel.

“Sedangkan suporter mereka, Srigala Sumsel itu sudah koordinasi dengan saya. Jadi tidak ada masalah yang ditakutkan. Justru pihak keamanan itu harusnya ngetes dulu laga Derby Sumsel ini. Pihak kepolisian mengeluarkan izin, harus dites dulu laga ini. Jangan seolah menuding suporter Sriwijaya FC ini biang kerok,” kata Qusoi.

Qusoi mengatakan, mereka tak akan pernah tahu, menganggap Sumsel United seperti klub-klub lain yang ada di luar. Sehingga wajar meneror, karena itu tugas suporter tuan rumah.

“Tidak ada psywar, apabila datang suporter Sumsel United maka akan kami hancurkan. Kan tidak ada itu. Justru kami sangat kondusif. Sriwijaya FC ini mau hidup dari mana kalau tidak ada dari tiket suporter untuk bayar sewa lapangan, panitia pertandingan, mau dari mana? Sedangkan SFC lagi dalam kondisi terpuruk seperti ini. Butuh suportinglah! Baik itu dukungan finansial maupundukungan moril,” beber Qusoi.

Berbicara fakta, kalau mau bicara takut, takut dari mana? Mereka Sumse United tim yang hebat papan atas klasemen. Sehingga tidak perlu takutlah. Harusnya pihak keamanan itu memanggil pihak suporter Sriwijaya FC dan Sumsel United dalam rapat untuk menjaga kondusivitas.

“Kami happy-happy mendukung klubkami walaupun terpuruk. Jadi kami menolak laga tanpa penonton. Ini haknya Sriwijaya FC. Kalau laga putaran pertama kemarin itu hak kamu sebagai tuan rumah. Justru laga Derby itulah euforia yang tinggi,” katanya.

Capo Tifoso Ultras Palembang Qusoi SH mengatakan suporter Sumsel United bisa hadir seperti tim tamu lainnya ditempatkan di tribun barat atas Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

“Kalau mau adil, suporter Sumsel United sama dengan suporter tim tamu lainnya ditempatkan di tribun barat atas. Silahkan datang Sumsel United, Kami akan jamin. Ultras Palembang menjamin keamanan mereka. Apalagi ini wong sesamo kito, apa yang mau diributkan. Rata-rata kawan-kawan semua suporternya. Suporter tim tamu lainnya saja kami jamu habis-habisan. Termasuk terakhir kemarin suporter PSPS Pekanbaru. Madaki Sumsel United wong dewek,” pungkasnya.

Ketua Panitia Pelaksana laga home Sriwijaya FC, Faisal Mursyid SH, mengaku telah mendengar wacana laga tanpa penonton, tetapi belum ada keputusan resmi. Semua bergantung hasil Rapat Koordinasi Pengamanan yang digelar pihak kepolisian, Senin (19/1/2026).

“Kita ingin melihat konsep pengamanan dari Polrestabes Palembang dulu. Kita siap mengikuti arahan aparat keamanan, tapi sekarang belum bisa memprediksi hasilnya,” jelas Faisal, yang juga Ketua Komite Organisasi Asprov PSSI Sumsel.

Derby Sumsel sendiri selalu menjadi laga penuh gengsi dan emosi tinggi. Putaran pertama yang digelar tanpa penonton pada 2 November 2025 lalu meninggalkan kekecewaan besar bagi suporter, meski pertandingan berakhir imbang 1-1.

Kini publik sepak bola Sumsel berharap dukungan langsung dari tribun stadion kembali hadir, menghidupkan atmosfer yang menjadi ruh dari setiap derby.

Semua mata kini tertuju pada Rakor pengamanan 19 Januari mendatang. Apakah suara Singa Mania akan kembali menggema di Jakabaring, atau derby ikonik ini akan sepi tanpa sorak sorai suporter? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed