SUMSELKITA.COM,PALEMBANG – RAFA Televisi UIN Raden Fatah Palembang resmi membuka kegiatan Open Recruitment pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Built by Process: From Learning to Growing, From Growing to Inspiring” tersebut diikuti sebanyak 108 peserta yang berasal dari seluruh fakultas di UIN Raden Fatah Palembang. Kegiatan pembukaan turut dihadiri Kepala Laboratorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Irpinsyah, S.Kom.I., M.Hum., serta Producer RAFA Televisi, M. Qansa Fahira. Pembukaan tersebut menjadi tahap awal dari rangkaian proses seleksi calon kru baru RAFA Televisi.
Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara yang terdiri atas wawancara profesi dan wawancara kepribadian. Dalam proses seleksi tersebut, RAFA Televisi menghadirkan penguji dari Ikatan Keluarga Besar RAFA Televisi (IKBR RAFA Televisi).
Wawancara profesi dilakukan untuk mengetahui minat dan kemampuan peserta terhadap bidang-bidang yang ada di RAFA Televisi. Sementara itu, wawancara kepribadian dilakukan untuk melihat karakter, komitmen, kemampuan belajar, serta kesiapan peserta dalam mengikuti proses dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Ketua Pelaksana Open Recruitment RAFA Televisi 2026, Malika Lutfan Syani, mengatakan proses seleksi tidak hanya berfokus pada kemampuan peserta, tetapi juga mempertimbangkan karakter dan komitmen yang dimiliki. “Menurut kami, mereka punya kekuatan, karakter, komitmen, kekuatan untuk belajar, siap mengikuti proses, dan bertanggung jawab,” ujar Malika.
Menurut Malika, peserta yang nantinya dinyatakan lolos tidak hanya mendapatkan pengalaman di dunia jurnalistik dan produksi kreatif, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan berbagai kemampuan, seperti membangun relasi, bekerja secara adaptif, dan berani keluar dari zona nyaman. “Ketika peserta sudah lolos, mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman di dunia jurnalistik dan produksi kreatif, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, membangun relasi, belajar bekerja secara adaptif, dan berani keluar dari zona nyaman,” katanya.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama bergabung dengan RAFA Televisi dapat menjadi bekal bagi peserta untuk berkembang, berkarya, dan menjadi pribadi yang lebih siap menghadapi berbagai tantangan ke depannya. “Harapannya, apa yang didapatkan bisa menjadi bekal yang bermanfaat untuk berkembang, berkarya, dan menjadi pribadi yang lebih siap ke depannya,” tambahnya.
Malika juga berharap seluruh rangkaian Open Recruitment dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. “Saya berharap seluruh rangkaian Open Recruitment dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai tujuan yang ingin dicapai. Semoga setiap tahapan yang dilalui bisa menjadi proses yang berarti, baik bagi peserta maupun panitia, sehingga nantinya dapat membantu setiap individu untuk berkontribusi dan berkembang bersama,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Ardiansyah, mahasiswa Ilmu Komunikasi, mengaku tertarik bergabung dengan RAFA Televisi untuk mengembangkan keterampilan dalam pembuatan konten. Ia ingin mempelajari proses produksi secara menyeluruh, mulai dari penyusunan ide hingga tahap penyuntingan. “Saya ingin mengembangkan skill pembuatan konten dari nol, mulai dari penyusunan ide sampai proses editing. Selain itu, saya juga ingin melatih kemampuan kepemimpinan dan komunikasi,” ujar Ardiansyah.
Ia juga menyatakan siap berkontribusi dalam proses produksi RAFA Televisi melalui kreativitas dalam menciptakan ide konten. Selain itu, dirinya bersedia membantu proses produksi hingga penyuntingan “Saya siap berkontribusi melalui kreativitas dalam menciptakan ide konten. Saya juga siap membantu proses produksi dan editing,” katanya.
Tidak hanya kemampuan teknis, Ardiansyah juga menegaskan komitmennya untuk mengikuti setiap proses pembelajaran dan menyelesaikan tanggung jawab yang diberikan. Ia mengaku siap bekerja dalam tim dan menjaga ketepatan waktu dalam menjalankan tugas.“Saya memiliki semangat dan komitmen yang tinggi untuk belajar. Saya siap menjalankan tugas dalam tim dan menyelesaikannya tepat waktu,” tuturnya.
Terkait pembagian waktu antara perkuliahan, organisasi, dan kegiatan lainnya, Ardiansyah mengatakan akan menerapkan skala prioritas dan membuat jadwal harian yang jelas. Menurutnya, kewajiban akademik tetap menjadi prioritas utama, sementara kegiatan organisasi akan disesuaikan agar seluruh tanggung jawab dapat berjalan seimbang. “Caranya dengan membuat skala prioritas dan jadwal harian yang jelas. Tugas utama seperti kuliah tetap menjadi prioritas nomor satu. Namun, waktu untuk kegiatan organisasi juga akan saya atur sehingga semua tanggung jawab tetap berjalan seimbang tanpa ada yang terbengkalai,” pungkasnya.
Melalui Open Recruitment 2026, RAFA Televisi berharap dapat menjaring calon kru yang memiliki kemauan belajar, komitmen, kreativitas, serta kesiapan untuk berkembang bersama. Sesuai dengan tema yang diangkat, proses tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta untuk belajar, bertumbuh, hingga mampu menghasilkan karya yang dapat menginspirasi.

