oleh

Karhutla Palembang Capai 741 Kejadian, ISPU Tembus 793, Ratu Dewa Perkuat Kesiapsiagaan 

SUMSELKITA.COM, Palembang- Kebakaran lahan di Kota Palembang mencapai 741 kejadian sepanjang Januari hingga 13 Oktober 2026, dengan luas area terdampak sekitar 358,28 hektare. Di tengah meningkatnya ancaman kabut asap, Pemerintah Kota Palembang memperkuat kesiapsiagaan melalui pengerahan personel, penambahan dukungan pemadaman, pemantauan kualitas udara, serta perlindungan kesehatan masyarakat.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota, TNI-Polri, hingga masyarakat. Hal tersebut disampaikannya setelah menghadiri rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI di Griya Agung, Rabu (14/10/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serta jajaran terkait.

Dalam pertemuan itu, Ratu Dewa memaparkan perkembangan karhutla di Palembang sekaligus kesiapan pemerintah kota dalam menghadapi kebakaran lahan, kekeringan, dan dampak kabut asap. Ia juga meminta penguatan dukungan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana, penambahan personel, serta kebutuhan operasional pemadaman.

Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi faktor penting untuk mempercepat pengendalian api sekaligus menekan dampaknya terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Kertapati Jadi Wilayah dengan Kebakaran Terbanyak

Berdasarkan data Pemkot Palembang, Kecamatan Kertapati menjadi wilayah dengan kejadian kebakaran lahan terbanyak, yakni 138 kejadian. Selanjutnya, Alang-Alang Lebar mencatat 113 kejadian, Sematang Borang 106 kejadian, Gandus 93 kejadian, dan Sukarami 86 kejadian.

Sementara itu, pada tingkat kelurahan, Talang Kelapa mencatat 56 kejadian, disusul Bukit Baru sebanyak 49 kejadian dan Karya Jaya sebanyak 48 kejadian.

Pemkot Palembang juga menyoroti delapan kelurahan yang mengalami kebakaran lahan berulang, yaitu Keramasan, Karya Jaya, Gandus, Pulokerto, Bukit Baru, Siring Agung, Sukamulya, dan Karya Mulya.

Di Kelurahan Keramasan, kebakaran tercatat berulang sebanyak 18 kali di Jalan Mayjend Satibi Darwis dan 12 kali di Jalan Mayjend Yusuf S. Sementara itu, Jalan Talang Kepuh di Kelurahan Gandus mengalami 15 kejadian kebakaran berulang.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah kota meningkatkan patroli, pengawasan titik rawan, dan langkah pencegahan, terutama di lokasi yang memiliki riwayat kebakaran berulang.

Siapkan 20 Mobil Damkar dan Ratusan Personel

Untuk mendukung penanganan di lapangan, Pemkot Palembang menyiapkan 20 unit mobil pemadam kebakaran, tiga mobil pickup, tiga mobil rescue, lima mobil pompa, serta satu mobil angkut anggota.