oleh

Fly Over Sekip Palembang Ditarget Rampung 21 Bulan

SUMSELKITA.COM, PALEMBANG – Ini kabar baik buat warga Palembang. Pembangunan fly over simpang Sekip segera dimulai.

Ini setelah dilakukan groundbreaking oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wali Kota Palembang H Harnojoyo, dan pihak terkait lainnya, Selasa (7/6/2022).

Groundbreaking dilakukan di titik eks kantor camat Kemuning, Jalan Basuki Rahmat.

Harnojoyo mengatakan, rencana pembuatan fly over tersebut sudah ada sejak tahun 2017 lalu. Namun baru terlaksana pembangunannya di 2022 ini.

“Tentu kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak bahwa hari ini cita-cita kita yang cukup panjang, cukup lama, yaitu dari tahun 2017 baru terwujud di tahun ini, tentu karena alasan pandemi,” kata Harnojoyo.

Harnojoyo menuturkan, rencana pembuatan fly over juga untuk mengurai kemacetan yang setiap hari terjadi di daerah tersebut.

“Ini dalam rangka mengurai kemacetan yang terjadi di Jalan Basuki Rahmat ke Jalan R Soekamto, dan mudah-mudahan proyek ini bisa cepat selesai tepat waktu,” kata Harnojoyo.

Dirinya mengungkapkan, target penyelesaian fly over ini 21 bulan lamanya.

“Bahkan kalau bisa pembangunan ini selesai lebih cepat dari waktu yang ditentukan, dan juga kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya yang terkena dampak dari pembangunan ini yang telah merelakan lahannya untuk kita bangun fly over,” kata Harnojoyo.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) V Palembang, Budiamin, membeberkan, untuk pengerjaan proyek Fly Over Sekip ini menelan dana SBSN sebesar Rp152 miliar.

“Yang mana panjang dari proyek ini 660 meter dan meliputi 190 meter jembatan, 470 oprit. Yakni dari depan BLPT hingga depan SPBU Jalan R. Sukamto. Panjang jembatan hanya 190 meter saja dan untuk lebar flyover ini selebar 18,40 meter dengan empat jalur dan dua arah,” ujar Budiamin.

Selama pengerjaan Fly Over Sekip, ruas Jalan Basuki Rahmat bakal ditutup sebagian. Pengendara harus memperlambat laju kendaraannya.

Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, mengatakan, pemerintah provinsi bersama kota dan Kementerian PU bersama-sama bersinergi untuk membangun infrastruktur secara bertahap.

“Di mana perlu diketahui, setelah 2 tahun lalu keuangan kita harus dilakukan terhadap penanganan Covid-19. Sehingga banyak sekali dana untuk pembangunan infrastruktur harus dialihkan terhadap kesehatan warga,” ujar Deru.

Selain itu Herman Deru juga berharap agar pembangunan Flyover Sekip ini dapat segera selesai mengingat pembangunan yang dilakukan di ruas jalan dan tidak ada pengalihan arus lalu lintas jalan.

“Saya minta kepada kontraktor saat pembangunan nanti, perhatikan juga lalu lintas karena kita tidak ada pengalihan arus. Jadi tolong perhatikan agar lalu lintas tetap normal. Jangan sampai memakan badan jalan dan gunakan seefisien mungkin,” ujar Deru.

Ia menambahkan, untuk saat ini sudah 99 persen telah bebas lahan. Total dana penggantian lahan senilai Rp88 miliar dari dana Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota.

Asisten III Setda Provinsi Sumatera Selatan, Darma Budhy, bersyukur Gubernur Sumsel telah melaksanakan Groundbreaking Fly Over Sekip.

Menurut Budhy Pembangunan ini sempat tertunda hampir empat tahun akibat belum terlaksananya pembebasan lahan dan dilanjutkan adanya Pandemi Covid 19.

“Pembangunan Fly Over Sekip ini adalah bukti adanya sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kota,” kata Budhy, yang sebelumnya Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) Sumsel, dan tetap mengawal proyek Flyover Sekip ini. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed