oleh

Dimakamkan di Pemakaman Keluarga, Jenazah Haji Halim Akan Dikuburkan Disamping Kuburan Sang Istri

SUMSELKITA.COM,PALEMBANG– Tokoh masyarakat Sumatra Selatan sekaligus pengusaha ternama, Kemas Haji Abdul Halim Ali atau yang akrab disapa Haji Halim, meninggal dunia pada, Kamis (22/1/2026).

Kabar duka meninggalnya pengusaha top asal Palembang, Haji Halim dengan cepat tersebar.

Banyak kerabat, pejabat daerah, dan pemerintah pusat mengirimkan sejumlah karangan bunga sebagai bentuk belasungkawa ke rumah duka di Jalan M Isa Palembang.

Karangan bunga itu tampak mengular sepanjang ratusan meter di sekitaran kediaman pribadi tokoh masyarakat Palembang tersebut.

Dikutip dari Sripoku.com, tampak karangan bunga tersebut terlihat mengular di sepanjang jalan M Isa hingga Perintis Kemerdekaan.

Tampak karangan bunga duka cita tersebut memenuhi pinggir jalan di sisi kanan maupun kiri.

Para pelayat pun terlihat sudah mulai berdatangan ke rumah duka untuk ikut mengantarkan jenazah Haji Halim ke peristirahatan terakhir.

Jenazah Haji Halim akan dimakamkan pada Jumat (23/1/2026) usai Salat Jumat.

Almarhum akan dimakamkan berdampingan dengan sang istri, almarhumah Nyimas Hj Aminah (meninggal 2025) di pemakaman keluarga yang berada di belakang kediaman pribadi Haji Halim di Jalan Dr. M. Isa, Palembang.

Tampak kuburan Haji Halim sudah disiapkan tepat di sebelah kuburan sang istri.

Didekat kuburan Haji Halim tampak terpampang foto Alm Haji Halim dan istri semasa hidup.

Sejumlah pelayat tampak tengah menggelar yasinan bersama sebelum prosesi pemakaman.

Sebelum dimakamkan, jenazah akan dilepas dari Graha Haji Halim sekitar pukul 09.00 WIB menuju Masjid Agung Palembang untuk disalatkan.

Selanjutnya, rombongan menuju Masjid Al Falah Jalan Rajawali, sebelum kembali ke kediaman almarhum untuk prosesi pemakaman.

Pantauan di lokasi pemakaman menunjukkan liang lahat telah disiapkan sejak pagi hari. Sejumlah petugas terlihat menggali makam dan memasang tenda untuk prosesi pemakaman

Putra almarhum, Kms H Umar Halim, menyampaikan kabar duka tersebut kepada masyarakat. Mewakili keluarga besar, ia memohon doa bagi ayahandanya tercinta agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Kami memohon kepada seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum. Semoga amal ibadahnya selama ini diterima oleh Allah SWT dan segala kekhilafan yang pernah ada semasa hidupnya dimaafkan,” ujar Kms H. Umar Halim.

Sambil berkaca-kaca menahan tangis, H Umar menjelaskan bahwa, almarhum akan dimakamkan Jumat (23/1/2026) setelah sholat Jumat.

“Insyaallah akan dimakamkan di pemakaman keluarga (di Jl Dr M Isa), namun akan disholatkan dulu di Masjid Agung Palembang. Sekali lagi, saya mewakili keluarga besar menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak jika selama ini orang tua kami melakukan kekhilafan baik disengaja maupun tidak disengaja,” kata H Umar kepada Tribunsumsel.com.

Selain itu, Umar menyatakan pesan selama ini yang disampaikan sang ayah yaitu untuk selalu damai.

“Pesannya selalu damai, mohon maaf kalau almarhum ada dosa- dosa pak haji mohon diikhlaskan,” tandasnya.