SUMSELKITA.COM,PALEMBANG-Sebanyak 150 delegasi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan diberangkatkan menuju Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Pelepasan delegasi tersebut dihadiri Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si., bersama Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, para ulama, kiai, habaib, jajaran pengurus PWNU Sumsel, pimpinan lembaga dan badan otonom NU, serta sejumlah kepala perangkat daerah. Kegiatan berlangsung di Griya Agung Palembang, Jalan Demang Lebar Daun, Selasa (25/8/2026).
Muktamar ke-35 NU tahun ini mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa”. Tema tersebut menjadi pijakan bagi seluruh peserta untuk memperkuat pengabdian organisasi sekaligus memperluas manfaat NU bagi umat, masyarakat, bangsa dan negara.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap keberangkatan delegasi PWNU Sumsel. Ia menilai, keikutsertaan 150 delegasi bukan sekadar menghadiri agenda organisasi, tetapi juga membawa aspirasi masyarakat Sumatera Selatan dalam forum musyawarah tertinggi NU.
“Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan untuk mengikuti agenda organisasi, tetapi membawa nama, aspirasi dan harapan masyarakat Sumatera Selatan dalam forum Muktamar Nahdlatul Ulama,” kata Ratu Dewa.
Menurutnya, para delegasi Sumsel diharapkan mengikuti seluruh rangkaian Muktamar dengan penuh tanggung jawab, menjaga persatuan, mengedepankan musyawarah, serta menjunjung tinggi semangat ukhuwah dan kemaslahatan.
Ratu Dewa juga berharap delegasi Sumatera Selatan dapat memberikan kontribusi positif dalam menentukan arah perjuangan NU ke depan.
“Muktamar bukan hanya momentum pemilihan kepemimpinan, tetapi juga menjadi forum untuk merumuskan program dan arah gerakan NU untuk lima tahun mendatang,” ujarnya.
Ia menambahkan, Sumatera Selatan memiliki hubungan sejarah yang panjang dengan Nahdlatul Ulama. Karena itu, para delegasi diharapkan mampu menjadi duta daerah yang menjaga nama baik Sumsel dan NU selama berada di Jombang.
“Jaga nama baik Sumatera Selatan dan Nahdlatul Ulama. Kedepankan akhlak, persaudaraan dan semangat kebersamaan dalam mengikuti seluruh rangkaian Muktamar,” pesan Ratu Dewa.
Sementara itu, Ketua PWNU Sumatera Selatan KH. M. Hendra Zainuddin Al-Qodiri mengatakan, sebanyak 150 orang diberangkatkan sebagai delegasi Sumsel menuju Muktamar ke-35 NU.
“Sebanyak 150 orang kami berangkatkan sebagai delegasi Sumatera Selatan menuju Muktamar ke-35 NU. Rombongan terdiri dari unsur pengurus dan badan otonom NU, termasuk Muslimat NU serta sejumlah unsur lainnya,” jelas Hendra.
Menurutnya, keberangkatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari keikutsertaan PWNU Sumsel dalam forum nasional, tetapi juga menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan semangat pengabdian NU di daerah.
PWNU Sumsel terus mendorong penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan, ranting dan anak ranting. Langkah tersebut dilakukan agar keberadaan NU semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memberikan manfaat secara langsung.
“Kami ingin keberadaan NU di Sumatera Selatan semakin bergairah melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dukungan dan kontribusi berbagai pihak sangat penting untuk memperkuat peran NU dalam pembangunan daerah,” ujar Hendra.
Para delegasi dijadwalkan melakukan perjalanan menuju Tambakberas, Jombang, dengan membawa semangat dan niat untuk berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama serta masyarakat Sumatera Selatan.
Melalui Muktamar ke-35, PWNU Sumsel diharapkan mampu membawa aspirasi daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menjaga marwah organisasi dan meningkatkan khidmat bagi kemaslahatan umat, masyarakat, bangsa dan negara.
Pemerintah Kota Palembang turut mendoakan agar perjalanan seluruh delegasi berlangsung aman dan lancar serta diberikan kesehatan, keselamatan dan kemudahan hingga kembali ke Sumatera Selatan.

