oleh

Terekam Kamera CCTV Perampokan Sadis di Banyuasin, Korban Wanita Badan Ditindih-Leher Dicekik

-Banyuasin, Hukum-407 views

 215 total views,  2 views today

SUMSELKITA.COM, Banyuasin – Aksi seorang pria melakukan perampokan disertai penganiayaan oleh di Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) terekam kamera cctv. Pelaku mencekik leher dan menindih badan korban, serta menggasak uang dan ponsel.

Seorang pria mengenakan baju hitam menganiaya dan menindih badan korban. Pelaku juga merampas barang berharga milik korban di sebuah toko baju di kawasan Betung, Banyuasin tersebut.

Informasi dihimpun, wanita yang menjadi korbanitu bernama Desti. Desti diketahui merupakan karyawan penjaga toko tersebut.

Kasatreskrim Polres Banyuasin, AKP Ikang Ade ketika dikonfirmasi turut membenarkan kejadian yang ada di dalam video rekaman cctv itu. Korban, kata dia, sudah membuat laporan polisi.

“Benar laporan korban terkait pencurian dengan kekerasan seperti halnya pada video yang beredar tersebut sudah kita terima,” ujar Ikang, Minggu (6/6/2021).

Peristiwa itu, kata dia, terjadi di sebuah toko baju Jalan Betung-Sekayu, Betung, Banyuasin, Kamis (27/5) lalu sekitar pukul 19.20 WIB.

“Bermula ketika korban sedang menjaga toko, kemudian pelaku masuk kedalam toko dan berpura-pura untuk membeli topi, setelah melihat topi pelaku memilih-milih baju,” katanya.

Kemudian, kata dia, sambil memilih baju pelaku mengendap-endap mendekati korban yang tengah berjaga di kios tersebut.

“Dengan begitu cepat, dari arah belakang pelaku langsung mencekik leher Korban menggunakan tangannya sambil berkata ‘diam kamu jangan teriak, nanti kamu ku bunuh,” katanya.

Korban yang tidak tinggal diam, sambungnya, mencoba melakukan perlawanan. Karena korban kalah tenaga, akhirnya korban didorong pelaku dan terjatuh di lantai.

“Korban sempat memberontak, tapi pelaku mendorong tubuh korban. Korban jatuh ke lantai, selanjutnya pelaku langsung menindih tubuh Korban, kemudian tangan kiri pelaku langsung membekap mulut korban sambil kembali mengancam untuk membunuh korban,” katanya.

Korban, lanjutnya, masih tidak menyerah dan tetap mempertahankan mencoba melawan pelaku. Korban berontak dan menggigit jemari pelaku.

“Mendapat perlawanan dari korban, pelaku yang diduga emosi akhirnya memukul pipi korban dengan tangan sambil memaksa korban menyerahkan ponsel, uang dan barang berharga lainnya,” katanya.

Korban yang ketakutan, lanjutnya, kemudian menyerahkan, ponsel dan uang milik toko senilai Rp 1.650.000,- ke pelaku.

“Selain takut, korban mengaku trauma atas kejadian itu. Ia masih taj percaya jika pelaku sampai senekat itu. Ia pasrah menyerahkan uang toko dan ponsel miliknya ke pelaku,” katanya.

Usai menggasak uang dan ponsel korban, melihat pelaku lengah korban mencoba melepaskan diri dan berlari keluar untuk meminta pertolongan.

“Melihat korban berlari, pelaku berusaha mengejar dan menangkap korban kembali namun tidak didapatkannya, selanjutnya Korban berteriak meminta tolong dan warga pun berdatangan, melihat warga berdatangan pelaku melarikan diri,” katanya.

Dari laporan korban, kata Ikang, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

“Kita sudah melakukan olah TKP, mengambil keterangan korban dan saksi serta video rekaman cctv. Pelaku masih kita buru,” tutupnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed